Sungai Kapur yang juga masyarakat setempat menyebutnya Batang Kopu adalah sungai yang menghubungkan desa Tanjung Muara Takus kecamtan XIII Koto Kampar dengan kecamatan Kapur IX Payakumbuh Sumatera Barat. Di desa Tanjung terdapat beberapa potensi objek wisata diantaranya adalah Muara Kapur dan air terjun Panisan.


Sungai Kapur yang juga masyarakat setempat menyebutnya Batang Kopu adalah sungai yang menghubungkan desa Tanjung Muara Takus kecamtan XIII Koto Kampar dengan kecamatan Kapur IX Payakumbuh Sumatera Barat. Di desa Tanjung terdapat beberapa potensi objek wisata diantaranya adalah Muara Kapur dan air terjun Panisan.

Sungai kapur memiliki air yang unik. Warnanya hijau dan berbeda dengan warna sungai Kampar yang sedikit keruh. Salah satu penyebab air sungai kapur berwarna hijau karena memang batu-batuan yang ada dalam sungai ini diselimuti lumut berwarna hijau. Hal inilah yang menyebabkan sungai kapur diberi julukan dengan Green Canyon Riau. Wisata Green Canyon juga merupakan istilah lokasi wisata popular di daerah Pangandaran.

Mengarungi sungai kita akan menyaksikan keindahan alam di sekitar sungai Kapur. Air yang terlihat berwarna hijau alami dikarenakan refleksi pepohonan di tepian sungai sangat menyejukkan hati. Disini sering dijadikan wisatawan lokal melampiaskan hobi untuk memancing. Selain keindahan alamnya Sungai Kapur juga memiliki potensi sungai yang luar biasa yaitu ikan-ikan sungai yang masih banyak.

Setelah tiba di Muara Kapur, kita akan menyaksikan keindahan yang suguhan alam disekitar Sungai Kapur. Disekeliling Muara Kapur terdapat bebatuan alam diantara muara sungai. Suara air mengalir dari atas bebatuan alam menambah sejuknya suasana dalam menyusuri Sungai Kapur. Terdapat beberapa air yang mengalir dari atas bebatuan alam disekitar Muara Kapur.

Untuk menyusuri sungai ini, Anda bisa menyewa perahu bermuatan sekitar 8 orang dengan biaya yang cukup terjangkau. Anda akan dibawa menyusuri sungai kapur dengan suasana yang eksotik. Akhir dari pelayaran di sungai, Anda akan menemukan keindahan yang sangat berkesan dari sebuah air terjun yang mengalir dengan bentuk dindingnya menyerupai batang hidung manusia. Warga menyebut air terjun ini sebagai air terjun Batu Hidung. Airnya keluar dan mengalir dari dinding batu yang bertingkat. Di sini Anda bisa mandi berenang, berfoto, menikmati kesejukan suasana air terjun yang airnya terasa sangat dingin.

Untuk menuju ke Sungai Kapur, bisa melalui Pekanbaru menuju ke Desa Tanjung. Setelah itu akan menempuh perjalanan darat lebih kurang 3-4 jam. Sampai di desa Tanjung, kita akan menuju sungai dengan berjalan kaki atau naik kendaraan roda dua lebih kurang 1 jam, bila jalan kaki memakan waktu 2,5 jam. Setelah sampai disana akan disediakan perahu tempel ataupun perahu dayung dengan harga yang cukup terjangkau untuk pengunjung.

Sungai Kapur menjadi destinasi wisata yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Dengan suasana alamnya yang masih asri, membutuhkan sentuhan sedikit untuk peningkatan akses sarana dan prasarananya. Terutama akses jalan menuju ke lokasi sungai. Bila ingin berkunjung ke tempat ini, pastikan Anda membawa makanan dan minuman yang cukup. Bila ingin mandi, pastikan juga membawa pakaian ganti. Membawa balita perlu memperhitungakan kondisi. Terutama jika arus sedang deras, biasanya kondisinya cukup memacu adrenalin. Kawasan wisata ini masih gratis dan bisa Anda kunjungi kapan saja. Disarankan untuk berkunjung di musim panas atau bukan dalam kondisi hujan. Hal ini akan kondisi debit air sungai dalam kondisi baik dan perjalanan cukup nyaman dan aman.

Post a Comment

Previous Post Next Post