Pulau Tilan terletak di kabupaten Rokan Hilir, Riau, tepatnya di desa Rantau Bais kecamatan Tanah Putih. Menempuh jarak + 20 km dari Ujung Tanjung , atau perjalanan melalui Dumai dengan jarak sekitar 40 km, kita akan sampai di Desa Rantau Bais. Desa ini menyuguhkan pemandangan tak biasa, yakni rumah-rumah penduduk yang berasitektur melayu tradisional.  Desa ini juga ditumbuhi berbagai pohonan rindang yang menutupi desa tersebut sehingga menyerap  polusi dan menghantarkan kesejukan udara sekitar. Ditambah lambaian pohon kelapa, membuat siapapun nyaman berlama-lama singgah di desa ini.

Pulau Tilan terletak di kabupaten Rokan Hilir, Riau, tepatnya di desa Rantau Bais kecamatan Tanah Putih. Menempuh jarak + 20 km dari Ujung Tanjung , atau perjalanan melalui Dumai dengan jarak sekitar 40 km, kita akan sampai di Desa Rantau Bais. Desa ini menyuguhkan pemandangan tak biasa, yakni rumah-rumah penduduk yang berasitektur melayu tradisional.  Desa ini juga ditumbuhi berbagai pohonan rindang yang menutupi desa tersebut sehingga menyerap  polusi dan menghantarkan kesejukan udara sekitar. Ditambah lambaian pohon kelapa, membuat siapapun nyaman berlama-lama singgah di desa ini.

Pulau Tilan terletak di tengah Sungai Rokan, salah satu sungai yang terbesar di Riau, yang memiliki panjang sekitar 350 kilometer dari muaranya di Pegunungan Bukit Barisan, Rokan Hilir sampai ke hulunya yaitu Rokan Hulu, dan bermuara di Selat Malaka. Sungai Rokan memiliki peranan yang sangat penting bagi perekonomian masyarakat. Sungai Rokan merupakan sumber ekonominya masyarakat Rokan Riau. Selain Sungai Rokan, terdapat juga beberapa sungai lain, diantaranya; Sungai Ular, Siakap, Mesjid, Sinaboi, Bangko, Daun dan Sungai Kubu.

Menyeberang dari Desa Rantau Bais dengan sampan sekitar sepuluh menit, kita akan sampai Pulau Tilan yang terbelah oleh sungai Rokan. Panorama alam yang memukau merupakan potensi pariwisata yang sangat besar yang ada di pulau Tilan. Menurut legenda masyarakat Rantau Bais, nama Pulau Tilan itu sendiri berasal dari Ikan Tilan (Mastacembelus erythrotaenia) yang membentuk pulau tersebut. Pulau Tilan memiliki luas sekitar 500 hektar dengan kondisi alamnya yang rata.

Desa Rantau Bais dengan Pulau Tilan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam pengembangan dan pembangunan Pariwisata. Pulau Tilan mempunyai pantai yang sangat indah di sepanjang aliran sungai Rokan dan sangat berpotensi untuk pengembangan wisata air, wisata alam, seperti taman pancingan, bumi perkemahan, perkebunan, pengembalaan ternak dan sebagainya.

Desa Rantau Bais sangat cocok menjadi desa wisata di Kabupaten Rokan Hilir karena merupakan desa yang tergolong masih alami, asri, belum banyak tersentuh dan dipengaruhi budaya asing. Rumah-rumah tua di Rantau Bais memiliki ciri khas arsitektur melayu dengan ukiran kayu yang tak hilang dan masih terus dipelihara. Desa ini juga terdapat sebuah mesjid yang sudah sangat tua. Selain itu, desa dengan potensi wisata alam ini letaknya tidak jauh dari jalan raya lintas Pekanbaru – Medan yang juga memiliki budaya adat istiadat masyarakatnya sangat unik dan menarik.

Post a Comment

Previous Post Next Post