Keindahan tersembunyi yang luar biasa, itulah pertama kali yang terucap saat kami berkunjung ke Rokan Empat Koto di Kabupaten Rokan Hulu. Bukan hanya peninggalan Istana Rokan yang menarik pandangan, tetapi keindahan tersembunyi yang menarik perhatian saat berkunjung yang diberi nama Air Terjun Kajatan Baru. Lokasi lumayan jauh tidak menghalangi kami untuk berkunjung kesana walaupun menggunakan jalur perairan, “Pak Asin” itulah nama warga yang terbiasa mengantarkan bila ada pengunjung yang ingin ke Air Terjun Kajatan Baru. Kapal berbangku empat lah yang mengantarkan kami untuk ke lokasi, dengan mengeluarkan dana 600 ribu  pak asin mengantarkan  ke tujuan yang dimaksud.
Keindahan tersembunyi yang luar biasa, itulah pertama kali yang terucap saat kami berkunjung ke Rokan Empat Koto di Kabupaten Rokan Hulu. Bukan hanya peninggalan Istana Rokan yang menarik pandangan, tetapi keindahan tersembunyi yang menarik perhatian saat berkunjung yang diberi nama Air Terjun Kajatan Baru. Lokasi lumayan jauh tidak menghalangi kami untuk berkunjung kesana walaupun menggunakan jalur perairan, “Pak Asin” itulah nama warga yang terbiasa mengantarkan bila ada pengunjung yang ingin ke Air Terjun Kajatan Baru. Kapal berbangku empat lah yang mengantarkan kami untuk ke lokasi, dengan mengeluarkan dana 600 ribu  pak asin mengantarkan  ke tujuan yang dimaksud.
Suara kapal dan getaran saat berada dalam kapal membuat rasa takut luar biasa dikarenakan arus sungai lumayan cukup deras namun tantangan ini membuat suasana menarik. Di perjalanan menuju ke air terjun kita merasakan kenyamanan dan suasana sangat tenang yang pasti tidak kita temukan di Kota, apalagi Pekanbaru. Hutan hijau dan tebing yang tinggi  serta batuan yang besar terdapat ditepi aliran sungai rokan sungguh mengagumkan saat kita lihat. Bukan itu saja, disepanjang sungai ada batu yang di beri nama dengan batu lompat harimau. Batu lompat harimau menurut cerita Pak Asin ialah batu tempat dimana harimau melompat dari batu satu ke batu lain untuk melewati sungai yang tinggi bila kita lihat dari kapal diperkirakan 4-5 meter. Belum lagi goa-goa kecil yang terbentuk secara alami disekitar aliran sungai rokan.

Keindahan tersembunyi yang luar biasa, itulah pertama kali yang terucap saat kami berkunjung ke Rokan Empat Koto di Kabupaten Rokan Hulu. Bukan hanya peninggalan Istana Rokan yang menarik pandangan, tetapi keindahan tersembunyi yang menarik perhatian saat berkunjung yang diberi nama Air Terjun Kajatan Baru. Lokasi lumayan jauh tidak menghalangi kami untuk berkunjung kesana walaupun menggunakan jalur perairan, “Pak Asin” itulah nama warga yang terbiasa mengantarkan bila ada pengunjung yang ingin ke Air Terjun Kajatan Baru. Kapal berbangku empat lah yang mengantarkan kami untuk ke lokasi, dengan mengeluarkan dana 600 ribu  pak asin mengantarkan  ke tujuan yang dimaksud.





Ternyata Pak Asin tidak cerita kalau sebelum kita sampai ke Air Terjun Kajatan ada beberapa Air terjun yang kita lewati, salah satunya Air Terjun Lebat Hujan yang airnya seperti mengalir seakan-akan melihat hujan lebat yang airnya turun langsung jatuh ke sungai sungguh berbeda dengan air terjun yang biasanya kita lihat di daerah-daerah lain dan kami tidak lupa mendokumentasi dan berfoto disana.

Hampir 40 menit perjalanan dan akhirnya sampai ketempat air terjun yang kami maksud. Sungguh indah air mengalir dari perbukitan dan batuan membuat suasana alam yang luar biasa, tidak jauh dari tempat pemberhentian kapal, terlihat air terjun yang tinggi di antara pohon-pohon tinggi yang menjulang, inilah keindahan tersembunyi, kata “Pak Asin” yang membawa kapal sehingga kami sampai ketempat tujuan.  Informasi dari pak Asin membuat tidak sedikit para wisatawan luar yang datang menikmati suasana  Air Terjun Kajatan, salah satu  turis asal Jepang dan Australia, apalagi para wisatawan daerah-daerah seperti dari Rohil, Pekanbaru dan daerah lainnya banyak datang buat berkunjung. Entah apa yang dilakukan oleh pengujung  di Air Terjun Kajatan dari siang sampai sore baru ingin pulang, kata ” Pak Asin sambil tersenyum. Peran pemerintah daerah sendiri dalam pengelolaan dan promosi sudah dilakukan tetapi belum maksimal, karena kemungkinan bertahap.

Post a Comment

Previous Post Next Post