Logas berlokasi di Muara Lembu. Di Logas terdapat bekas rel kereta api dan lokomotif dengan kondisi rusak, ini merupakan obyek wisata sejarah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara terutama wisatawan Jepang dan Belanda.   Dahulu Logas merupakan tempat kerja paksa dan pembuangan bagi tawanan serdadu Jepang. Tambang emas logas pernah didirikan pada masa penjajahan Belanda dan pada masa penjajahan Jepang, Logas diambil alih oleh Jepang hingga Indonesia merdeka tahun 1945. Masyarakat setempat masih melakukan penambangan emas secara tradisional sampai sekarang.  Di Sungai ini juga terdapat budaya pengambilan madu lebah yang tetap menggunakan cara tradisional yang disebut Nandong. Nandong adalah melagukan berbagai pantun dan syair terhadap anak yang sedang dibuai, agar anak yang sedang dibuai segera tertidur dengan pulas. Cara ini digunakan untuk pengambilan madu lebah yang biasa bersarang di pohon Sialang yang terdapat banyak di daerah ini.
Logas berlokasi di Muara Lembu. Di Logas terdapat bekas rel kereta api dan lokomotif dengan kondisi rusak, ini merupakan obyek wisata sejarah yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara terutama wisatawan Jepang dan Belanda.

Dahulu Logas merupakan tempat kerja paksa dan pembuangan bagi tawanan serdadu Jepang. Tambang emas logas pernah didirikan pada masa penjajahan Belanda dan pada masa penjajahan Jepang, Logas diambil alih oleh Jepang hingga Indonesia merdeka tahun 1945. Masyarakat setempat masih melakukan penambangan emas secara tradisional sampai sekarang.

Di Sungai ini juga terdapat budaya pengambilan madu lebah yang tetap menggunakan cara tradisional yang disebut Nandong. Nandong adalah melagukan berbagai pantun dan syair terhadap anak yang sedang dibuai, agar anak yang sedang dibuai segera tertidur dengan pulas. Cara ini digunakan untuk pengambilan madu lebah yang biasa bersarang di pohon Sialang yang terdapat banyak di daerah ini.

Post a Comment

Previous Post Next Post