Pantai Kerikil di Desa Aur Sati terletak di kecamatan Tambang, Kampar. Pantai Kerikil ini akan muncul ketika air sungai Kampar surut, ketika air sungai naik, pantai ini akan hilang.  Pantai Kerikil ini memang terdiri dari kerikil alami yang memang terbentuk sendiri dari sungai kampar. Hal tersebut menjadi keunikan tersendiri bagi pantai ini. Air di pantai ini terlalu dalam, di pinggirnya saja sekitar selutut orang dewasa.  Ketika bulan Ramadhan tiba, pantai kerikil ini menjadi tempat warga desa Aur Sati mandi balimau istilah di kampung tersebut.   Pantai kerikil ini sebenarnya tidak terlalu luas, hanya sekitar 100 meter saja, namun keindahan pantainya yang landai dan juga airnya yang jernih menjadi daya tarik sendiri.  Memang pantai ini belum terlalu terkenal di Riau bila di bandingkan dengan Pulau Cinta atau wisata lainnya di kabupaten Kampar. Namun potensi pantai kerikil ini menjadi tempat wisata yang murah meriah cukup besar, apalagi tidak ada dikenakan biaya apapun bila ingin berkunjung kesana.  Pantai Kerikil ini memang belum di kelola oleh warga setempat, biasanya hanya dijadikan tempat mandi ataupun menjala ikan di pagi dan sore hari.    Bagaimana Menuju Pantai Kerikil ini? Dari Pekanbaru hanya berjarak sekitar 30 km melalu jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang, sesampainya di Danau Bingkuang atau lebih dikenal dengan jembatan kembar, belok ke kiri ke arah desa Aur Sati. Dari simpang jembatan (pasar danau) hanya sekitar 3 km menuju ke pantai Kerikil.  Tips bila berkunjung ke Pantai Kerikil Sediakan makanan sendiri dari rumah, karena di sana belum adanya tempat berjualan, dan juga siapkan peralatan berenang seperti pelampung bagi anak-anak.  Apakah dikenakan Biaya Masuk ke Pantai ini? Sampai dengan terakhir admin berkunjung kesana tidak ada dikenakan biaya apapun.Pantai Kerikil di Desa Aur Sati terletak di kecamatan Tambang, Kampar. Pantai Kerikil ini akan muncul ketika air sungai Kampar surut, ketika air sungai naik, pantai ini akan hilang.

Pantai Kerikil ini memang terdiri dari kerikil alami yang memang terbentuk sendiri dari sungai kampar. Hal tersebut menjadi keunikan tersendiri bagi pantai ini. Air di pantai ini terlalu dalam, di pinggirnya saja sekitar selutut orang dewasa.

Ketika bulan Ramadhan tiba, pantai kerikil ini menjadi tempat warga desa Aur Sati mandi balimau istilah di kampung tersebut.

Pantai kerikil ini sebenarnya tidak terlalu luas, hanya sekitar 100 meter saja, namun keindahan pantainya yang landai dan juga airnya yang jernih menjadi daya tarik sendiri.

Memang pantai ini belum terlalu terkenal di Riau bila di bandingkan dengan Pulau Cinta atau wisata lainnya di kabupaten Kampar. Namun potensi pantai kerikil ini menjadi tempat wisata yang murah meriah cukup besar, apalagi tidak ada dikenakan biaya apapun bila ingin berkunjung kesana.

Pantai Kerikil ini memang belum di kelola oleh warga setempat, biasanya hanya dijadikan tempat mandi ataupun menjala ikan di pagi dan sore hari.




foto sungai kampar pantai kerikil


Bagaimana Menuju Pantai Kerikil ini?
Dari Pekanbaru hanya berjarak sekitar 30 km melalu jalan lintas Pekanbaru-Bangkinang, sesampainya di Danau Bingkuang atau lebih dikenal dengan jembatan kembar, belok ke kiri ke arah desa Aur Sati. Dari simpang jembatan (pasar danau) hanya sekitar 3 km menuju ke pantai Kerikil.

Tips bila berkunjung ke Pantai Kerikil
Sediakan makanan sendiri dari rumah, karena di sana belum adanya tempat berjualan, dan juga siapkan peralatan berenang seperti pelampung bagi anak-anak.


pantai kerikil di desa aur sati kecamatan tambang kampar


Apakah dikenakan Biaya Masuk ke Pantai ini?
Sampai dengan terakhir admin berkunjung kesana tidak ada dikenakan biaya apapun.



Post a Comment

Previous Post Next Post