Air terjun Koto Mesjid berada di Desa Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar. Jika ditarik dengan garis lurus jaraknya sekitar 2 kilometer dari jalan negara. Namun karena jalan masuknya memutari pebukitan maka perjalanan terasa lebih jauh. Pintu masuk lokasi melalui gerbang Koto Mesjid kemudian berkendaraan selama lebih kurang 10 menit hingga bertemu simpang tiga. Belokkan kendaran ke arah kanan (arah ke Blok A) hingga menemukan jalan tanah menuju perkebunan karet warga. Kondisi jalan dalam perkebunan masih berupa jalan tanah dan belum pengerasan. Kendaraan hanya bisa dipakai masuk hingga 1 kilometer dari jalan aspal. Seterusnya perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 20 hingga 25 menit.


Air terjun Koto Mesjid berada di Desa Koto Mesjid Kecamatan XIII Koto Kampar. Jika ditarik dengan garis lurus jaraknya sekitar 2 kilometer dari jalan negara. Namun karena jalan masuknya memutari pebukitan maka perjalanan terasa lebih jauh. Pintu masuk lokasi melalui gerbang Koto Mesjid kemudian berkendaraan selama lebih kurang 10 menit hingga bertemu simpang tiga. 

Belokkan kendaran ke arah kanan (arah ke Blok A) hingga menemukan jalan tanah menuju perkebunan karet warga. Kondisi jalan dalam perkebunan masih berupa jalan tanah dan belum pengerasan. Kendaraan hanya bisa dipakai masuk hingga 1 kilometer dari jalan aspal. Seterusnya perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 20 hingga 25 menit.

Kawasan air terjun ini umumnya baru dikunjungi oleh warga lokal. Kondisi obyek wisata tersebut masih alami belum ada sentuhan atau dikembangkan sebagai obyek wisata. Penduduk Koto Mesjid menjadikan air terjun tersebut sebagai sumber air warga.

Terdapat dua buah pipa paralon sepanjang 2 kilometer menunju desa. Sumber airnya diambil dari tingkat air terjun tertinggi (tingkat ketiga). Pipa paralon tersebut meliuk-liuk mengikuti kontur tanah bahkan terkadang terbenam di dalam tanah. Bagian pipa yang muncul ini menjadi penunjuk bahwa lokasi air terjun sudah dekat.
 

Mengunjungi air terjun desa Koto Mesjid ini agak sulit jika tanpa pemandu. Pengunjung akan mengikuti jalan setapak yang bercabang-cabang di perkebunan karet warga yang luas.

Tidak ada rumah penduduk didekat kawasan tersebut. Rumah terakhir berjarak sekitar 1,5 kilometer dari air terjun. Belum adanya penunjuk arah atau tanda-tanda tertentu yang dapat memandu pengunjung tentu akan membingungkan. Besar kemungkinan akan nyasar di tengah-tengah perkebunan wargga.

Air terjun Koto Mesjid terdri dari 3 tingkat. Dengan ketingggian masing-masing antara 4 s/d-6 meter. Ada 2 kolam air tersedia yang dapat digunakan pengunjung untuk berenang. Airnya yang jernih dan sejuk sangat cocok untuk menyegarkan tubuh setelah berjalan sekian lama menyusuri kebun karet warga.

Post a Comment

Previous Post Next Post